Uncategorized

Bisakah Timnas Indonesia Kepakkan Sayap di Asia Tenggara?

រូបភាពពាក់ព័ន្ធ

 

Timnas Indonesia siap tempur di ajang Piala AFF 2018. Jumat (9/11/2018), Tim Merah Putih bakal mengawali perjuangan di ajang sepak bola paling bergengi se-Asia Tenggara ini, pas jadi tamu Singapura di Stadion Nasional.

Di Piala AFF edisi ke-12, Indonesia berada di Grup B. Selain Singapura, tim asuhan Bima Sakti itu juga perlu beradu bersama Thailand, Filipina, danTimor Leste.

Bagi Indonesia, Piala AFF 2018 adalah peluang paling baik untuk merebut ulang supremasi tertinggi sepak bola di Asia Tenggara. Maklum, dari 11 kali partisipasi, tak samasekali Indonesia bergelar juara.

Tim Merah Putih dulu lima kali menembus final Piala AFF, tetapi semuanya kandas. Terakhir, terhadap 2016, Indonesia, yang saat itu dilatih Alfred Riedl, melangkah ke partai puncak sebelumnya selanjutnya ditekuk Thailand di dalam dua laga AGEN SBOBET

Mimpi itu, mimpi juara, kini dibangkitkan ulang di Piala AFF 2018. Ya, Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan sebenarnya ditargetkan untuk jadi yang terbaik.

“Semua event di level Asia Tenggara, baik AFF senior ataupun U-19, kami tidak dulu memiliki obyek di bawah juara, juga saat SEA Games. Kami menganggap ini adalah amanah dari penduduk fans sepak bola Indonesia,” ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

Kini, tugas berat ada di pundak Bima Sakti, sang juru taktik utama. Kepiawan Bima, 42 tahun, meracik siasat jitu bakal amat dikehendaki demi dapat mewujudkan mimpi besar itu.

Ihwal Kedatangan Bima di kursi pelatih kepala sendiri, sebenarnya di luar rencana. Awalnya, PSSI berharap Timnas Indonesia tetap dipimpin Luis Milla, yang sebelumnya menanggulangi Timnas U-23 di ajang SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

Namun, negosiasi kerja lanjutan bersama Luis Milla tak mengundang kesepatakan, agar PSSI pun selanjutnya menunjuk Bima Sakti yang sebelumnya merupakan asisten Luis Milla.

Tentu, di Piala AFF 2018, Bima tak sendiri. Dia didampingi dua asisten, Kurniawan Dwi Yulianto dan Edy Syahputra and pelatih kiper Kurnia Sandy. Sementara Kartono Pramdhan dan Syarif Alwi ditunjuk sebagai pelatih fisik dan dokter tim PREDIKSI PERTANDINGAN

 

Bima Diragukan

Masalahnya, tak sedikit yang meragukan Bima Sakti. Maklum, mantan bintang PSSI Primavera itu belum samasekali dulu menjabat sebagai pelatih kepala, bahkan untuk level klub. Selain itu, persiapan Timnas Indonesia juga singkat.

Bima Sakti sendiri bukan tak mengerti kapasitasnya diragukan. Namun, pria yang dulu merumput di PKT Bontang, Pelita Jaya, PSM Makassar, Mitra Kukar, hingga klub Swedia, Helsingborg ini siap memberikan yang terbaik.

Saya akan berjuang bersama-sama dengan staf pelatih, ofisial, kemudian pemain. Kami punya tanggung jawab besar di Piala AFF 2018,” ujar Bima AGEN IBCBET

Soal persiapan yang terkesan mepet Bima pun tak mempermasalahkannya. Sebab, sebelumnya, para pemain yang dia siapkan mayoritas sudah sempat ikut berlatih bersama Luis Milla. “Selama satu tahun sembilan bulan kami belajar banyak dari Luis Milla.

 

 

 

Baca dan nonton film bioskop terbaru disini yuk :

Berita Online Nasional
Nonton Film Online