Uncategorized

HomeIndonesia Rapor Alfred Riedl di Timnas Lebih Mengkilap dibanding Luis Milla

Luis Milla_2

Nyatanya, hingga pengujung tahun Milla muncul tetap terseok-seok menukangi Tim Merah-Putih. Ia gagal mencapai target yang dibebankan PSSI di dua ajang internasional, yakni: Kualifikasi Piala AFC U-23 2018 dan SEA Games 2017.

Demikian pula di level timnas senior. Skor-skor uji coba internasional Tim Garuda jeblok selama tahun ini.

Pujian kepada Milla baru sebatas tipe bermain yang menghibur. Berbeda bersama dengan era Alfred Riedl, di mana Timnas Indonesia cenderung bermain defensif mengandalkan serangan balik  JUDI ONLINE.

Milla yang besar di sepak bola Spanyol, mengandalkan tipe bermain bersama dengan mengedepankan skill individu. Aroma permainan tiki-taka ala Barcelona tersaji di tim asuhannya. Sayangnya, pesona permainan ofensif tak berbanding lurus bersama dengan prestasi.

Di sisi lain, tipe bermain Alfred Riedl dinilai ketinggalan zaman. Saat Piala AFF 2016, ia memainkan skema tradisional 4-4-2, yang telah jarang dipakai di persaingan sepak bola internasional. Pakem ini kondang di negaranya, Austria. Alfred sangat katam benar  JUDI ONLINE.

Tapi berbicara hasil, rapor mantan pelatih Timnas Vietnam tersebut lebih baik dibading penerusnya. Hanya menggeber persiapan kurang dari dua bulan, Timnas Indonesia yang absen di persaingan internasional sebab sanksi FIFA, menjelma jadi kapabilitas menakutkan di Piala AFF 2016.

Boaz Solossa dkk. jadi kuda hitam mengejutkan bersama dengan lolos ke final. Timnas Indonesia gagal jadi juara setelah kalah dari Thailand. Walau tetap tersedia kebanggaan pas bermain di kandang Tim Merah-Putih memecundangi sang raja sepak bola Asia Tenggara tersebut AGEN SBOBET.

 

 

 

 Baca isu yang lainnya yuk!

Berita Online Nasional
Nonton Film Online