Uncategorized

Perebutan Tiket Putaran Final, Prediksi Timnas Indonesia U-19 Vs Korea Utara

Hasil gambar untuk TIMNAS INDONESIA U-19

 

Timnas Indonesia U-19 cuma perlu hasil imbang untuk lolos kala menghadapi Korea Utara terhadap pertandingan pamungkas Grup K Kualifikasi Piala AFC U-19 2020.

Saat ini, tim berjulukan Garuda Muda itu memimpin klasemen waktu bersama enam poin dari dua pertandingan agen togel singapore

Timnas Indonesia U-19 dapat menjamu Korea Utara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (10/11/2019). Tambahan sedikitnya satu poin dapat mengantar pasukan Fakhri Husaini melaju ke putaran final Piala AFC U-19 2020.

Hanya saja, Timnas Indonesia U-19 dihantui kelelahan. Garuda Muda bersama Korea Utara kudu bertanding tiga kali selama lima hari. Alhasil, kondisi fisik skuat keduanya jadi kedodoran.

Timnas Indonesia U-19, misalnya. Dua pemain Garuda Muda, Mochamad Supriadi dan Fajar Fathur Rahman terancam absen. Nama pertama memperoleh cedera kala bermain melawan Hong Kong, Jumat (8/11/2019).

“Saya dapat koordinasi bersama tim medis soal Supriadi. Saya dapat tunggu laporan mereka. Kalau dia tidak bisa untuk tampil, kita dapat menyita opsi lain. Saya memiliki 22 pemain yang siap diturunkan,” kata Fakhri Husaini, pelatih Timnas Indonesia U-19.

“Kami dapat memandang kesehatan pemain dan juga recovery dari mereka. Beberapa pemain kelelahan. Fajar juga dalam kondisi sakit sebelum bermain melawan Hong Kong. Oleh gara-gara itu, aku menggantikannya untuk bisa istirahat yang lebih lama,” ujarnya bandar togel terbaik

Kendati demikian, Timnas Indonesia U-19 dalam tren menawan. Dua pertandingan awal berhasil dilibas bersama kemenangan. Masing-masing 3-1 atas Timor Leste dan menghajar Hong Kong 4-0.

 

Korea Utara Butuh Menang

Indonesia U-19 vs Korea Utara U-19

Untuk lolos, Korea Utara perlu kemenangan. Pelatih Park Kyong-bong tidak mendambakan target yang dibebankan kepadanya gagal terwujud agen togel singapore

Korea Utara dikehendaki lolos ke putaran final Piala AFC U-19 2020. “Tujuan kita lolos fase kelompok dan memperoleh hasil bagus di babak kualifikasi,” tutur Park.

“Kami berlatih terlalu keras dan kita berharap bisa mencukupi target yang dibebankan kepada kami. Kami udah pernah bermain bersama Indonesia, kita mengetahui permainan mereka,” imbuhnya.

 

Prakiraan Susunan Pemain

Timnas Indonesia U-19

Korea Utara mengaku udah mengantongi kekuatan Timnas Indonesia U-19. (dok. PSSI)
Timnas Indonesia U-19 (4-3-3): Ernando Ari Sutaryadi (k); Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, M. Salman Alfarid (b); David Maulana, Brylian Aldama, Beckham Putra Nugraha (t); Fajar Fathurrahman, Bagus Kahfi, Sutan Zico (d)

Pelatih: Fakhri Husaini

Korea Utara (4-4-2): Ju Song kim (k); Un Gwang-jang, Kyong Sok-kim, Kwang Chon-pak, Yong Song-jo (b); Song Jin-kang, In Sok-jong, Pom Hyok-kim, Won Hyok (t); Ri Jo Guk, Hong Kwang (d)

Pelatih: Park Kyong-bong

Read More

Uncategorized

Simon McMenemy Harus Tuntaskan Tugas di Timnas Indonesia

Latihan Timnas Indonesia

PSSI sudah memecat Simon McMenemy sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, Rabu (6/11/2019). Timnas Indonesia gagal keseluruhan didalam empat laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Meski sudah dipecat, pelatih berkebangsaan Skotlandia tersebut masih punyai satu pertandingan yakni melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil (19/11/2019). Namun, sang pelatih menampik untuk memimpin Timnas kontra Malaysia.

Hal ini menimbulkan reaksi dari banyak pihak. Satu diantaranya adalah pengamat Timnas Indonesia asal Kota Solo, Aris Budi Sulistyo. Menurut pengakuannya, Simon McMenemy tidak bersikap profesional bersama dengan menampik memimpin tim terhadap laga tersebut.

“Pemecatan Simon sudah tepat. Melihat didalam empat laga tanpa pernah menang, sudah tidak sanggup ditoleransi lagi. Ini termasuk momentum baik bagi PSSI sesudah punyai Ketua Umum yang baru, untuk membangkitkan lagi prestasi Timnas,” ujar Aris Budi kepada Bola.com, Sabtu (9/11/2019).

“Sangat disayangkan, seharusnya dia menghormati ketetapan federasi untuk selalu melatih tim melawan Malaysia. Justru dia sanggup memicu perihal yang positif di akhir kariernya melatih Timnas Indonesia. Siapa menyadari sanggup mengalahkan Malaysia besok,” kata eks pelatih Persik Kediri dan Persis Solo itu bandar togel terpercaya

PSSI sudah memecat Simon McMenemy sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, Rabu (6/11/2019). Timnas Indonesia gagal keseluruhan didalam empat laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Meski sudah dipecat, pelatih berkebangsaan Skotlandia tersebut masih punyai satu pertandingan yakni melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil (19/11/2019). Namun, sang pelatih menampik untuk memimpin Timnas kontra Malaysia.

Hal ini menimbulkan reaksi dari banyak pihak. Satu diantaranya adalah pengamat Timnas Indonesia asal Kota Solo, Aris Budi Sulistyo. Menurut pengakuannya, Simon McMenemy tidak bersikap profesional bersama dengan menampik memimpin tim terhadap laga tersebut.

“Pemecatan Simon sudah tepat. Melihat didalam empat laga tanpa pernah menang, sudah tidak sanggup ditoleransi lagi. Ini termasuk momentum baik bagi PSSI sesudah punyai Ketua Umum yang baru, untuk membangkitkan lagi prestasi Timnas,” ujar Aris Budi kepada Bola.com, Sabtu (9/11/2019).

“Sangat disayangkan, seharusnya dia menghormati ketetapan federasi untuk selalu melatih tim melawan Malaysia. Justru dia sanggup memicu perihal yang positif di akhir kariernya melatih Timnas Indonesia. Siapa menyadari sanggup mengalahkan Malaysia besok,” kata eks pelatih Persik Kediri dan Persis Solo itu.

 

Potensi Pelatih Lokal

Rahmad Darmawan, Tira Persikabo Vs Persija Jakarta

 

Dua asisten Simon McMenemy di Timnas Indonesia, Yeyen Tumena dan Joko Susilo, kini didapuk sebagai caretaker. PSSI tengah mematangkan konsep mendatangkan lagi Luis Mila dan mantan pelatih Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Aris Budi Sulistyo memberi saran sehingga Timnas Indonesia dibesut oleh pelatih lokal. Satu di antara alasannya adalah lebih menyadari ciri khas dan cii-ciri pemain Indonesia.

“Pelatih asli Indonesia yang memiliki kwalitas ada banyak. Setidaknya menyadari bersama dengan kultur sepak bola kita yang bermain bola pendek dari kaki ke kaki, aku rasa Rahmad Darmawan atau Jacksen Tiago menjadi opsi tepat,” terangnya agen togel resmi

“Pelatih dari Asia Timur termasuk tidak masalah, sebab sepak bolanya tidak jauh berbeda. Untuk Seto Nurdiyantoro aku kira belum saatnya melatih Timnas Indonesia senior, masih amat dini dan mungkin wajib pengalaman melatih timnas kelompok usia dahulu,” jelasnya.

Dua asisten Simon McMenemy di Timnas Indonesia, Yeyen Tumena dan Joko Susilo, kini didapuk sebagai caretaker. PSSI tengah mematangkan konsep mendatangkan lagi Luis Mila dan mantan pelatih Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong.

Aris Budi Sulistyo memberi saran sehingga Timnas Indonesia dibesut oleh pelatih lokal. Satu di antara alasannya adalah lebih menyadari ciri khas dan cii-ciri pemain Indonesia.

“Pelatih asli Indonesia yang memiliki kwalitas ada banyak. Setidaknya menyadari bersama dengan kultur sepak bola kita yang bermain bola pendek dari kaki ke kaki, aku rasa Rahmad Darmawan atau Jacksen Tiago menjadi opsi tepat,” terangnya bandar togel terpercaya

“Pelatih dari Asia Timur termasuk tidak masalah, sebab sepak bolanya tidak jauh berbeda. Untuk Seto Nurdiyantoro aku kira belum saatnya melatih Timnas Indonesia senior, masih amat dini dan mungkin wajib pengalaman melatih timnas kelompok usia dahulu,” jelasnya.

 

Read More

Uncategorized

Todd Ferre Sudah Tak Ada Pintu Untuk Bergbung Bersama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019

Image result for todd rivaldo ferre

 

Polemik Todd Rivaldo Ferre bersama Timnas Indonesia U-22 memanjang. Pelatih Indra Sjafri menyebutkan PSSI udah berikirim surat kepada Persipura Jayapura selaku empunya si pemain. Kondisi Todd dianggap tidak layak untuk merumput.

Todd tiba-tiba pergi berasal dari pemusatan latihan (training centre) Timnas Indonesia U-22, lebih dari satu saat lalu. Padahal, ia terhitung ke dalam 40 pemain entry by name untuk SEA Games 2019. Di Timnas Indonesia U-22, Todd dinilai tidak bugar Agen Bola Terpercaya

Tapi, Persipura jadi memainkan Todd di Shopee Liga 1 2019. Pemain berusia 20 tahun ini rutin bermain. Seolah-olah, ia tidak nampak sebagai pemain yang kondisinya bermasalah.

Namun, Indra menampik mengungkap situasi Todd yang sebenarnya. Ia terhitung mengindikasikan pintu Timnas Indonesia U-22 proyeksi SEA Games 2019 udah tertutup untuk Todd.

“Kami udah berkirim surat resmi ke Persipura. Hal-hal yang menyebutkan situasi Todd. Karena sebagai pelatih, soal pilih pemain, bukan aku saja,” kata Indra Agen Poker Terpercayab. 

“Saya mampu menilai mutu pemain, kebolehan taktikal pemain. Kondisi fisik pemain saya, tanya ke pelatih fisik saya. Soal mental pemain, aku mampu memutuskan. Kalau masalah medis, aku tak miliki kapasitas untuk menjelaskan,” ujar Indra.

 

Trauma Kasus Alfin

Image result for todd rivaldo ferre

 

Indra menyebutkan bahwa Todd dalam situasi ‘sakit’. Sakitnya seperti apa, hanya ia, PSSI, dan Persipura yang tahu.

“Kenapa dia bermain di Persipura kalau dia sakit? Tanya ke klubnya saja, kenapa dia dimainkan,” tutur Indra.

“Saya sebagai pemain amat waswas kalau dokter menasihatkan pemain jangan dulu bermain, lantas aku paksa bermain Agen Casino Terpercaya

“Saya was-was moment Alfin Lestaluhu, bek Timnas Indonesia U-16, terulang. Paham maksud saya? Sekarang masalahnya, sakitnya apa? Bukan kapasitas aku yang menjawab,” imbuh eks pelatih Bali United ini.

Read More

Uncategorized

Fakhri Husaini Yakin Siporter yang Boikot Laga Timnas Indonesia U-19 Juga Ikut Menikmati Kemenangan Besar Atas Hongkong

Image result for fakhri husaini

 

Timnas Indonesia U-19 masih memelihara tren sempurna di Grup K Kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Menghadapi Hong Kong pada laga ke-2 di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (8/11/2019), tim berjulukan Garuda Muda ini berpesta empat gol tanpa balas togel singapore

Sebelum pertandingan, Timnas Indonesia U-19 dibayangi ancaman aksi boikot oleh satu di pada kelompok suporter, Ultras Garuda, sebagai wujud kekecewaan mereka pada PSSI.

Ternyata, tampilan Timnas Indonesia U-19 tidak dipengaruhi aksi boikot tersebut. Bagus Kahfi dkk. senantiasa tampil trengginas di hadapan ribuan pendukung yang senantiasa setia ada di Stadion Madya.

“Suporter yang memboikot termasuk turut nikmati kemenangan kami,” kata pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini buku mimpi.

“Alhamdulillah kami kembali capai tiga poin di laga kedua. Tambahan poin penuh ini menaikkan modal kami untuk laga terakhir. Saya mengapresiasi semua pemain yang bermain bersama dengan skenario dan berkomitmen melawan Hong Kong yang punya trik bertahan baik,” kata pelatih Timnas Indonesia U-19 itu.

 
Hadapi Korea Utara

Timnas Indonesia U-19 Vs Timnas Hong Kong U-19

Pada pertandingan pamungkas Grup K kualifikasi Piala AFC U-19 2020, Timnas Indonesia U-19 akan berhadapan bersama dengan Korea Utara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (10/11/2019). Garuda Muda butuh kemenangan untuk mengunci area di putaran final.

Saat ini, Timnas Indonesia U-19 berada di peringkat pertama bersama dengan enam poin. Tim Garuda Muda unggul dua poin berasal dari Korea Utara yang berada di posisi kedua daftar togel online

“Ini modal kami untuk melawan Korea Utara. Kami tegaskan ke teman-teman untuk fokus dan kompak selalu,” imbuh gelandang Timnas Indonesia U-19, David Maulana.

 

Read More

Uncategorized

Timnas Indonesia U-19 Menang Telak Atas Hongkong

Timnas Indonesia U-19 Vs Timnas Hong Kong U-19

Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih tambahan tiga poin di dalam pertandingan ke-2 Grup K Kualifikasi Piala AFC U-19 2020 yang digelar di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Menghadapi Hong Kong, Tim Garuda Muda menang telak 4-0 yang memicu tim asuhan Fakhri Husaini itu untuk kala berada di puncak klasemen bersama enam poin sempurna AGEN BOLA

Timnas Indonesia U-19 mengawali pertandingan bersama cukup agresif. Tim asuhan Fakhri Husaini itu terus mengupayakan untuk melancarkan serangan bersama permainan yang cepat.

Peluang emas Timnas Indonesia U-19 hadir terhadap menit ke-13 melalui Sup]riadi dan Beckham Putra. Supriadi menerima umpan panjang dan melaksanakan penetrasi ke di dalam kotak penalti. Sayang, tembakannya bisa dihalau oleh kiper Hong Kong, Lo Siu Kei.

Namun, bola rebound mengarah ke kaki Beckham Pura Nugraha. Sayang, tembakan pemain muda Persib Bandung itu justru melayang jauh di atas mistar gawang Hong Kong.

Timnas Indonesia U-19 kelanjutannya memecah kebuntuan terhadap menit ke-24 melalui gol sontekan Bagas Kaffa yang maju ke depan menopang serangan.

Bagas, yang berposisi sebagai bek kanan, melaksanakan permainan satu-dua bersama David Maulana, berlari berasal dari tengah ke di dalam kotak penalti Hong Kong dan menyambut umpan David Maulana bersama sontekan yang gagal dihalau bersama baik oleh kiper Hong Kong.

Berhasil memecahkan kebuntuan memicu Tim Garuda Muda jadi agresif menyerang. Supriadi meraih kesempatan emas terhadap menit ke-26. Namun, tembakan jarak dekatnya di kotak penalti Hong Kong tetap melambung tipis di atas mistar gawang AGEN SBOBET,

Timnas Indonesia U-19 kelanjutannya menggandakan keistimewaan terhadap menit ke-29 melalui gol Alfeandra Dewangga. Berawal berasal dari penetrasi yang dijalankan Supriadi berasal dari sisi kiri, pemain Persebaya Surabaya itu membiarkan umpan silang mendatar yang segera dimaksimalkan oleh Alfeandra untuk mengoyak jala gawang Hong Kong.

 

Makin Intens dan Memperbesar Keunggulan

Timnas Indonesia U-19 Vs Timnas Hong Kong U-19

Permainan Timnas Indonesia U-19 di babak ke-2 tidak berubah. Tim asuhan Fakhri Husaini itu memainkan permainan cepat di dalam menghimpit dan mengupayakan mengalirkan bola bersama permainan ball
possession.

Sejumlah upaya serangan terus dijalankan Supriadi dkk. sejak babak ke-2 dimulai. Namun, Hong Kong merapatkan pertahanan mereka sehingga tak enteng bagi Tim Garuda Muda meningkatkan keunggulan.

Timnas Indonesia U-19 kelanjutannya bisa meningkatkan keistimewaan menjadi 3-0 terhadap menit ke-60. Sang kapten, David Maulana menjadi pencetak gol melalui tendangan bebas yang keras dan mendatar, lewat pagar hidup dan tak bisa dihalau oleh kiper Hong Kong.

Tim Garuda Muda terus memberi tambahan tekanan kepada Hong Kong di dalam kala tersisa. Sejumlah kesempatan didapatkan Timnas Indonesia U-19. Namun, hingga memasuki 10 menit terakhir pertandingan tak tersedia satu pun gol tambahan yang tercipta.

Timnas Indonesia U-19 meningkatkan keistimewaan menjadi 4-0 terhadap jaman injury time melalui gol penalti Bagus Kahfi. Striker Tim Garuda Muda itu tanpa ragu-ragu menembak sekuat tenaga hingga jala gawang Hong Kong terkoyak.

Akhirnya pertandingan berakhir dan Timnas Indonesia U-19 memastikan tiga poin kembali mereka meraih melalui kemenangan 4-0. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-19 telah mengoleksi enam poin berasal dari dua laga di Grup K Kualifikasi Piala AFC U-19 2020.

Meski cuma tinggal menyisakan satu pertandingan lagi, Timnas Indonesia U-19 cuma unggul dua poin berasal dari Korea Utara yang berada di peringkat ke-2 bersama empat poin. Dengan cuma satu tim yang akan lolos otomatis ke putaran final, laga kontra Korea Utara baru digelar Minggu (8/11/2019) akan menjadi terlalu urgent bagi Tim Garuda Muda AGEN IBCBET

 

 

Read More

Uncategorized

Indra Sjafri Umumkan Skuat Akhir Timnas Indonesia U-22 Setelah Melawan Iran, Osvaldo Haay Kembali di Panggil

Latihan Timnas Indonesia U-22

 

Osvaldo Haay ulang ke pemusatan latihan (training centre) Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2019. Sebelumnya, penyerang sayap Persebaya Surabaya itu menderita cedera anterior cruciate ligament (ACL) dan meniskus.

Cedera itu menerjang Osvaldo kala ikuti TC dengan Timnas Indonesia U-22, sebagian waktu lalu. Alhasil, ia kudu absen kala rekan-rekannya mengarungi CFA International Football Tournament di China terhadap 11-15 Oktober 2019.

Masalah itu menyebabkan Osvaldo dipercayai akan absen lama. Cedera ACL biasanya perlu perawatan setidaknya satu bulan AGEN POKER. 

Namun, pengobatan tradisional mempersingkat penyembuhannya. Hanya didalam waktu dua pekan, ia dapat sembuh dan ulang bermain.

“Osvaldo sempat kita MRI (magnetic resonance imaging) dan dia kudu istirahat. Saat istirahat, dia memutuskan Mengenakan pengobatan tradisional. Kami akan cek ulang kesehatannya,” kata pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri SAKONG ONLINE

Kondisi Osvaldo sudah nampak bugar. Ia mencatatkan 51 menit bermain kala Persebaya kalah 2-3 dari PSS Sleman terhadap 29 Oktober lalu.

 

Umumkan Skuat Final Timnas Indonesia U-22 terhadap 18 November 2019

Image result for Indra Sjafri

 

Sebelum tampil di SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-22 merancang dua pertandingan uji cobalah dengan Iran.

Kedua laga latih tanding itu akan terjadi di Indonesia. Pertama, akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 13 November 2019. Tiga hari berselang, giliran Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, yang jadi wilayah perhelatan.

Seusai dua kali berhadapan dengan Iran, Indra akan menginformasikan 20 pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2019.

“Semua pemain belum tentu terpilih. Mungkin sudah pasti sesudah melawan Iran. Pada 18 November, kita rilis,” imbuh pelatih berusia 56 tahun ini AGEN DOMINO99

 

Read More

Uncategorized

Yeyen dan Getuk Harus Segera Mempersiapkan Timnas Indonesia untuk Hadapi Malaysia

Latihan Timnas Indonesia

 

Dua pelatih caretaker Timnas Indonesia, Yeyen Tumena dan Joko ‘Getuk’ Susilo, diminta untuk mempersiapkan komposisi pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi Malaysia yang bakal bertanding pada 19 November 2019. Yeyen dan Getuk rencananya bakal memulai tugas barunya waktu pemusatan latihan yang di awali Sabtu (9/11/2019).

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengutarakan bahwa Simon McMenemy menolak untuk tetap melatih sesudah dipecat PSSI. Federasi sepak bola Indonesia itu memang udah mendepak McMenemy dari kursi pelatih Timnas Indonesia sejak 5 November 2019. Namun, arsitek berdarah Skotlandia itu tetap diminta menanggulangi Hansamu Yama dkk. hingga partai kontra Malaysia BANDAR DOMINO99

Kondisi tersebut membawa dampak Sumardji meminta Yeyen dan Getuk untuk jadi caretaker Timnas Indonesia. Keduanya pun bakal terasa mempersiapkan tim pada Sabtu (9/11/2019).

“Saya udah sampaikan kepada mereka, kepada Yeyen dan Joko, pada 9 November 2019 segera persiapkan pemain Timnas Indonesia,” ujar Sumardji kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Adapun, Timnas Indonesia memang bakal ulang berkumpul pada Sabtu (9/11/2019). Pemusatan latihan untuk menghadapi Malaysia itu bakal digelar di Jakarta.

“Apapun wajib kami hadapi. Sudah tidak ada pilihan. Kami bakal berangkat ke Malaysia dan untuk itu pada 9 November 2019 kumpul di Jakarta,” ujar manajer Timnas Indonesia itu DOMINO ONLINE

 

Simon McMenemy Tahu Konsekuensinya

Latihan Timnas Indonesia

Setelah Timnas Indonesia menelan empat kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, McMenemy dalam tekanan hebat. Ia diminta mundur oleh banyak kalangan AGEN BANDARQ

PSSI pun mengambil ketetapan berkenaan masa depan McMenemy. Arsitek berusia 41 dipecat sebelum saat kontraknya habis pada Desember 2020.

“Ketika Timnas Indonesia tidak dapat menang melawan Vietnam, otomatis secara psikologis, dia udah jatuh,” imbuh Sumardji.

 

Read More

Uncategorized

Ini 4 Alasan Melempemnya Cristiano Ronaldo Bersama Juventus

Wajah Kesal Cristiano Ronaldo Saat Ditarik Keluar Lapangan

 

Cristiano Ronaldo mengantarkan Juventus merengkuh gelar juara Serie A pada musim 2018-19. Namun, performanya di Juventus disebut tak cocok ekspektasi.

Musim lalu, Ronaldo mencatatkan 30 gol di seluruh persaingan dengan La Vecchia Signora. Angka yang disebut tidak benar-benar bagus mengingat sistem transfer Ronaldo ke Juventus cukup menggemparkan pencinta sepak bola dunia BANDAR DOMINO99.

Terlebih, fan miliki harapan besar pada Cristiano Ronaldo. Sejumlah pengamat sempat memprediksi Ronaldo mampu mencetak setidaknya 40 gol di th. pertamanya dengan Nyonya Tua. Namun, dia gagal.

Cristiano Ronaldo juga tidak sukses mempunyai Bianconerri menjadi juara Coppa Italia musim 2028/2020. Padahal sejak musim 2015 sampai 2018, Juventus selalu menyapu bersih trofi di persaingan domestik.

Namun kesalahan tak sepantasnya hanya dialamatkan pada papa empat anak tersebut. Melansir web site fanbase Ronaldo, tersedia empat alasan masuk akal yang menyebabkan sang superstar melempen musim ini.

Jika Anda penasaran dengan alasan masuk akal atas melempemnya Cristiano Ronaldo dengan Juventus.

 

1. Tak Memiliki Rekan yang Sesuai

Juventus Vs Lokomotiv Moscow

Ketika Ronaldo masih berada di Real Madrid, ia miliki lebih dari satu teman yang membantunya mencetak skor. Namun waktu di Juventus, belum tersedia satu pun pemain yang cocok dengan model bermainnya.

Bersama Paulo Dybala, Ronaldo disebut belum mendapatkan klik. Sejumlah suporter kini menjadi mendesak Juve mendatangkan pemain untuk menjadi teman duet Ronaldo di lini depan.
2. Maurizio Sarri Pelatih yang Mementingkan Prestasi Tim

Wajah Kesal Cristiano Ronaldo Saat Ditarik Keluar Lapangan

Bukan hanya berkenaan belum terdapatnya teman yang belum klik, Cristiano Ronaldo juga miliki pelatih yang tak begitu memetingkan prestasi individu pemainnya  AGEN BANDARQ

Sejak awal musim, allenatore asal Italia itu berharap pemainnya untuk tidak egois. Meski Sarri mengetahui bahwa mutu Ronaldo di atas rata-rata, tetapi ia tak begitu berharap pemainnya itu hanya berpikir soal pencapaian individu.

 

3. Liga Champions Sedang Sangar Kompetitif

Juventus, Inter Milan, Serie A

Sebelumnya, Liga Champions hanya didominasi oleh du

a atau tiga klub. Namun saat ini seluruhnya telah berubah.

Beberapa klub yang selama ini tak diperhitungkan menjadi membuktikan kualitasnya. Situasi tersebut menyebabkan Juventus ataupun klub besar Eropa lainnya mengalami persaingan yang jadi sulit.

 

4. Cristiano Ronaldo Tak Lagi Muda

Liga Champions, Cristisno Ronaldo, Real Madrid

Bagaimanapun, Cristiano Ronaldo bukan ulang pemain bola yang berusia muda. Pada 5 Februari 2019, bintang Portugal itu telah menginjak umur 34 tahun AGEN POKER

Meski suasana fisik Ronaldo disebut masih benar-benar prima, tetapi pencinta sepak bola dunia tak mampu berharap performanya akan selalu sama. Dalam sebuah wawancara, Cristiano Ronaldo apalagi mengaku jikalau performanya waktu ini berbeda dengan kualitasnya lima atau tujuh th. lalu.

 

Read More

Uncategorized

AC Milan Selalu Tumbang Selalu Tumbang di Markas Juventus

Juventus Vs AC MIlan

 

Giornata ke-12 Serie A musim ini dapat diwarnai pertandingan besar antara Juventus dan AC Milan. Laga yang digelar di Allianz Stadium ini dapat mengundang sorotan banyak pengagum Serie A di seluruh dunia.

Bicara kans di atas kertas Juventus jauh unggul berasal dari AC Milan. Bicara soal posisi di di dalam klasemen waktu Serie A, Juventus tetap kukuh di puncak klasemen dan bersaing ketat bersama dengan tetangga Rossoneri, Inter Milan.

Tapi, tak hanya berasal dari statistik klasemen saja Juventus diunggulkan. Dari catatan yang didapatkan Bola.com, di dalam lima pertandingan yang digelar di Allianz Stadium, atau yang memiliki nama asli Juventus Stadium, AC Milan tak satu kali pun meraih kemenangan Togel Online Terpercaya

Catatan selanjutnya pasti menjadi dorongan tersendiri bagi tiap-tiap tim. Juventus yang sedang bersaing bersama dengan Inter Milan pasti tak idamkan kehilangan poin waktu menjamu AC Milan demi meneruskan tren positif selanjutnya dan senantiasa kukuh di puncak klasemen.

Sementara bagi AC Milan, kemenangan dapat terlampau berarti. Kemenangan paling akhir AC Milan di kandang Juventus berjalan terhadap Serie A 2010-2011. Saat itu AC Milan menang tipis 1-0 atas Juventus berkat gol tunggal Gennaro Gattuso menggunakan umpan berasal dari Zlatan Ibrahimovic.

Setelah itu, AC Milan tak dulu kembali meraih kemenangan di markas Juventus. Hasil imbang atau kekalahan senantiasa perlu di terima oleh Rossoneri disaat bertandang ke Turin hadapi Bianconeri.

Dalam peluang ini, Bola.com dapat mempunyai pembaca untuk kembali ke lima laga paling akhir AC Milan di kandang Juventus, di mana seluruh perlu berakhir bersama dengan kekalahan.

 

4 Kekalahan di Serie A

Juventus Vs AC MIlan

Dari lima kekalahan AC Milan di kandang Juventus yang dirangkum Bola.com, empat di antaranya berjalan di Serie A, merasa berasal dari musim kompetisi 2015-2016 hingga 2018-2019.

AC Milan kalah 0-1 di markas Juventus terhadap Serie A 2015-2016. Paulo Dybala mencetak cuma satu gol yang tercipta di dalam pertandingan tersebut.

Pada Serie A musim 2016-2017, AC Milan takluk 1-2 di Juventus Stadium terhadap 11 Maret 2017. Dalam pertandingan tersebut, Juventus yang mencetak gol lebih dulu melalui Mehdi Benatia terhadap menit ke-30, hampir saja dipaksa bermain imbang setelah Carlos Bacca mencetak gol penyeimbang terhadap menit ke-43.

Hingga menit akhir pertandingan, kedudukan imbang 1-1 senantiasa tak beralih hingga Juventus beroleh penalti terhadap era injury time. Paulo Dybala mampu mengeksekusi bersama dengan baik dan mempunyai Juventus mengamankan tiga poin Bandar Togel

Kekalahan yang dialami AC Milan di kandang Juventus terhadap musim berikutnya, Serie A 2017-2018, menjadi lebih buruk. Rossoneri kalah 1-3 terhadap 1 April 2018.

Dalam pertandingan ini, dua pemain Juventus, Paulo Dybala dan Sami Khedira tampil cemerlang. Paulo Dybala dan Sami Khedira sama-sama mencetak satu gol dan satu assist di dalam pertandingan ini.

Paulo Dybala mencetak gol pembuka kemenangan Juventus terhadap menit kedelapan. AC Milan mampu memicu kedudukan menjadi imbang 1-1 terhadap menit ke-28 melalui gol yang dicetak Leonardo Bonucci, yang waktu ini berada di skuat Juventus.

Namun, Juventus mampu meyakinkan tiga poin menjadi milik mereka bersama dengan tambahan dua gol. Juan Cuadrado mencetak gol terhadap menit ke-79 melalui assist Sami Khedira. Setelah itu giliran Khedira yang mencetak gol terhadap menit ke-87 bersama dengan memaksimalkan umpan berasal dari Dybala.

Sementara di dalam pertemuan paling akhir Juventus dan AC Milan di Allianz Stadium berjalan terhadap 6 April 2019. Satu hal yang menarik di dalam pertandingan ini, AC Milan sempat memicu publik Turin terperanjat melalui gol Krzysztof Piatek terhadap menit ke-39 yang memicu kedudukan 0-1 untuk AC Milan bertahan hingga babak pertama usai.

Namun, Juventus beroleh penalti terhadap babak kedua. Tepatnya terhadap menit ke-60, Paulo Dybala menyamakan kedudukan melalui titik putih. Juventus pun meyakinkan kemenangan melalui gol Moise Kean terhadap menit ke-84

.

1 Kekalahan di Coppa Italia

Juventus Vs AC MIlan

Kekalahan AC Milan di kandang Juventus lainnya berlangsung di ajang Coppa Italia, yakni di perempat final Coppa Italia 2016-2017.

Pada Coppa Italia 2016-2017, Juventus beroleh peluang jadi tuan rumah di perempat final. Lawan yang harus dihadapi adalah AC Milan.

Paulo Dybala berhasil membuka kemenangan Juventus lewat gol yang dicetaknya terhadap menit kesepuluh. Miralem Pjanic kemudian menggandakan keistimewaan terhadap menit ke-21.

AC Milan mengurangi ketinggalan lewat gol yang dicetak oleh Carlos Bacca terhadap menit ke-53. Sayang, hingga laga usai tak ada tambahan gol yang memicu AC Milan pun harus tersingkir dari Coppa Italia.

 

Paulo Dybala Bintang Kemenangan Juventus atas AC Milan 

Juventus, AC Milan, Coppa Italia

Satu hal yang menarik di dalam lima pertandingan antara Juventus kontra AC Milan yang berlangsung di markas Bianconeri adalah, Paulo Dybala senantiasa bisa dianggap jadi bintang lapangan. Dalam lima pertandingan di depan pendukung Juventus itu, Dybala senantiasa berhasil mencetak gol.

Dari lima pertandingan tersebut, Dybala senantiasa jadi pencetak gol di dalam tiga pertandingan, yakni terhadap Serie A 2015-2016, Coppa Italia 2016-2017, dan Serie A 2017-2018.

Selain itu, di dalam dua pertandingan lain, Dybala termasuk punyai catatan unik. Dua gol yang tercipta terhadap Serie A 2016-2017 dan 2018-2019 itu dicetaknya dari titik putih Togel Online

Tentu patut dinantikan apakah Dybala akan kembali mencetak gol di Allianz Stadium terhadap giornata 12 Serie A musim ini? Dan apakah Juventus bisa mempertahankan catatan apik mereka saat menjamu AC Milan?

Read More

Uncategorized

Berikut Ini 5 Prestasi Sepak Bola Indonesia di Luar Lapangan Tetap Layak Dapat Tepuk Tangan

Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste

 

Timnas Indonesia tampil tidak maksimal te]rhadap kualifikasi Piala Dunia 2022. Dari tujuh pertandingan yang telah dijalani, Timnas di bawah asuhan Simon McMenemy cuma berhasil memenangi dua pertandingan.

Sayangnya, pertandingan yang dimenangi Indonesia itu cuma sekelas uji cobalah yakni selagi melawan Timnas Myanmar bersama skor 2-0 dan Tmnas Vanuatu bersama skor 6-0.

Setelahnya, prestasi Andik Vermasnyah dan kawan-kawan terus memburuk. Tim Garuda belum pernah sekali pun merengkuh kemenangan di dalam laga kualifikasi HOT GIRL

Imbasnya, pelatih Timnas Indonesia yakni Simon McMenemy harus diberhentikan. PSSI telah mengucapkan terima kasih kepada Simon atas kerja samanya selama ini.

Meski demikian, pelatih asal Skotlandia itu harusnya tetap mendampingi Indonesia selagi hadapi Timnas Malaysia di stadion Bukit Jalil terhadap 19 November 2019.

Meski performa Timnas Indonesia cenderung mengecewakan, tapi penduduk patut berbangga bersama sederet prestasi luar lapangan yang dicatatkan Indonesia. Bola.com telah merangkum empat prestasi sepak bola Indonesia di luar lapangan yang layak mendapat tepuk tangan.

 

1. Supoter Sepak Bola Terbaik Asia

Suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS)

Meski tak mencatatkan hasil memuaskan di lapangan, tapi pretasi justru diukir dunia sepak bola Indonesia melalui tribune. Brigata Curva Sud dengan sebutan lain suporter PSS Sleman berhasil meraih predikat sebagai suporter paling baik se-Asia oleh media Copa 90 AGEN SBOBET

 

2. Prestasi Bali United

Bek Bali United, Leonard Tupamahu, menggiring bola saat melawan Bhayangkara FC pada laga Piala Presiden 2019. (Bola.com/Yoppy Renato)

Klub asal Bali tersebut berhasil tampil memastikan di Liga 1 Indonesia. Saat ini, Bali United bercokol di puncak klasemen bersama raihan 56 poin AGEN IBCBET

Namun ada satu prestasi luar lapangan Bali United yang juga layak mendapat tepuk tangan. Klub berjuluk Serdadu Tridatu Jalak Bali itu berhasil menjadi klub sepak bola Asia Tenggara pertama yang laksanakan IPO (Initial Public Offering).

Artinya, saham Bali United sanggup dibeli dan dimiliki oleh siapa pun.

 

3. Prestasi Timnas Futsal Indonesia

Timnas Futsal Indonesia

Berbeda bersama prestasi yang ditorehkan Timnas sepak bola Indonesia, Timnas Futsal berhasil mencatatkan prestasi yang cukup menggembirakan.

Bagaimana tidak, Timnas Futsal Indonesia menjadi tim yang cukup diperhitungkan di Asia Tenggara apalagi dunia. Buktinya, terhadap th. 2019, Timnas Futsal Indonesia duduki peringkat 47.

Itu berarti, Indonesia berada di atas Inggris yang becokol di peringkat 56 dan China yang duduk di peringkat 74.

 

4. Stadion Gelora Bung Karno Cetak Prestasi

Timnas Indonesia Vs Timor Leste

SUBGK dengan sebutan lain Stadion Utama Gelora Bung Karno juga mencatatkan prestasi membanggakan. Stadion yang dibangun masa Presiden Soekarno ini menjadi stadion terbesar kedelapan se-Asia dan ke-28 di dunia.

SUGBK miliki kapasitas lebih berasal dari 88 ribu kursi. Bahkan, salah satu stadion kebanggaan Indonesia juga ditambah bersama 100 toliet.

 
5. Anggota Terbaik AFF

Image result for SEKJEN PSSI

Terbaru, Indonesia baru saja mendapat penghargaan sebagai bagian paling baik AFF. Informasi tersebut dikabarkan sebuah account bernama aff.presse terhadap Jumat (8/11/2019).

 

Read More